Klik untuk lihat ukuran besar.

FRAGMEN SEJARAH INTELEKTUAL : BEBERAPA PROFIL INDONESIA MERDEKA (CETAK ULANG)

Harga:

Rp 180,500


Rp 190,000 -5%

Ada kesulitan khas dalam memahami siapa itu intelektual. Kesulitannya disebabkan karena ada berbagai peran berbeda yang dijalankan seorang intelektual, berbagai kepentingan yang menarik minatnya dan berbagai hubungan yang mengundang keterlibatannya. Kita, misalnya, dapat menyederhanakan peranannya dengan membandingkan intelektual dengan ilmuwan. Seorang ilmuwan, atau seorang scholar, mencari pengetahuan sebagai tugas hidupnya, dan kemudian membangun suatu sistem atau arsitektur pengetahuan berdasarkan perspektif yang dipilihnya, dan menjadikannya ilmu pengetahuan. Sementara itu ada berbagai nilai dan kepentingan dalam hidup manusia, yang dalam tugas seorang ilmuwan akan diubah menjadi pengetahuan, bahkan menjadi informasi. Sebaliknya dari itu, seorang intelektual tidak memandang ilmu, dan bahkan ilmu pengetahuan, sebagai tujuan yang hendak dicapainya, tetapi hanya sebagai sarana yang dapat dimanfaatkannya. Minat dan kerja seorang intelektual adalah mencoba melakukan konversi pengetahuan dan informasi menjadi nilai atau kepentingan dalam hidup manusia.

Apakah nilai yang dibelanya adalah nilai-nilai yang berhubungan dengan kehidupan di dunia dalam suatu konteks terbatas, ataukah nilai-nilai transendental yang berlaku di segala tempat dan segala waktu? Apakah nilai-nilai itu dilihatnya sebagai berguna atau kurang berguna, ataukah sebagai nilai-nilai moral yang harus dibela, atau nilai-nilai yang bertentangan dengan moral dan harus ditolak? Julien Benda seorang esais dan filosof Perancis, mengajukan suatu kontradiksi yang membuatnya sibuk berpikir bertahun-tahun: mengapa selama 2.000 tahun manusia sudah melakukan demikian banyak kejahatan, namun tetap saja menghormati yang baik? Bukunya La Trahison des Clercs, 1927, atau The Treason of the Intellectuals, 1928, telah menjadi sebuah klasik abad ke-20. Sebagai contoh soal, dalam kebudayaan, apakah intelektual berperan menjaga tradisi atau membawa pembaharuan dalam tradisi? Antonio Gramsci, filosof Italia yang dipenjarakan oleh rezim Mussolini tahun 1930-an mengajarkan bahwa ada intelektual yang memilih sebagai tugasnya merawat tradisi dari generasi ke generasi, seperti para guru, pemimpin agama, para administrator, atau para rohaniwan, yang dinamakannya intelektual tradisional. Sebaliknya, ada pula intelektual yang terdorong untuk menerobos tradisi untuk mendorong pembaruan dalam tradisi, dan membawa perubahan-perubahan sesuai kebutuhan baru. Mereka dinamakannya intelektual organik. Secara sosiologis, intelektual tradisional tidak bekerja untuk suatu kelas sosial tertentu, tetapi bekerja antar-kelas, sedangkan intelektual organik bekerja dalam suatu kelas sosial atau suatu organisasi dan memberikan pengabdiannya di sana. Mereka adalah teknisi dalam industri, konsultan bisnis dalam perusahaan besar, penasihat politik untuk suatu rezim politik, ahli strategi dalam militer, atau ahli periklanan dalam kantor pemasaran.

Ada berbagai pertanyaan lain, seperti bagaimana hubungan intelektual dengan politik, negara, dan kekuasaan? Bagaimana pula hubungannya dengan lembaga-lembaga kemasyarakatan? Atau bagaimana hubungannya dengan sejarah? Pengantar penulis dalam buku ini mencoba mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut, berdasarkan data sejarah.

ISBN 9786024336875
Kategori Buku Baru
Tersedia 1 unit stok barang
Jumlah Beli

Produk Lainnya yang Mungkin Anda Suka

LENONG - MASA LAMPAU, MASA KINI DAN MASA DEPAN: KOMEDI BETAWI -5%

LENONG - MASA LAMPAU, MASA KINI DAN MASA...

Rp 85,000 Rp 80,750

Stok Tersedia

ISU KELIYANAN DAN RESISTENSI DALAM RUANG KOLONIAL: MENELISIK TIGA NOVEL JEPANG -5%

ISU KELIYANAN DAN RESISTENSI DALAM RUANG...

Rp 90,000 Rp 85,500

Stok Tersedia

PETANI KECIL UNTUK KETAHANAN PANGAN GLOBAL -5%

PETANI KECIL UNTUK KETAHANAN PANGAN GLOB...

Rp 170,000 Rp 161,500

Stok Tersedia

MEMORI KOLEKTIF ORANG BETAWI DALAM MAEN PUKULAN BEKSI TRADISIONAL H. HASBULLAH -5%

MEMORI KOLEKTIF ORANG BETAWI DALAM MAEN ...

Rp 125,000 Rp 118,750

Stok Tersedia

MELEWATI BATAS - KEKERASAN EKSTREM BELANDA DALAM PERANG KEMERDEKAAN INDONESIA 1945-1949 -5%

MELEWATI BATAS - KEKERASAN EKSTREM BELAN...

Rp 180,000 Rp 171,000

Stok Tersedia

KEMERDEKAAN BAGI PETANI KEMERDEKAAN KEMERDEKAAN UNTUK SEMUA -5%

KEMERDEKAAN BAGI PETANI KEMERDEKAAN KEME...

Rp 175,000 Rp 166,250

Stok Tersedia

JAMINAN KESEHATAN NASIONAL DALAM KACAMATA PEKERJA SEKTOR INFORMAL -5%

JAMINAN KESEHATAN NASIONAL DALAM KACAMAT...

Rp 70,000 Rp 66,500

Stok Tersedia

RICE BRAN SEBAGAI PANGAN OBAT ALAMI -5%

RICE BRAN SEBAGAI PANGAN OBAT ALAMI

Rp 100,000 Rp 95,000

Stok Tersedia

MELAWAN KEKERASAN SEKSUAL DI LINGKUNGAN PENDIDIKAN -5%

MELAWAN KEKERASAN SEKSUAL DI LINGKUNGAN ...

Rp 35,000 Rp 33,253

Stok Tersedia

MEMBANGUN BANGSA CERDAS - KONTRIBUSI PEMIKIRAN ILMUWAN AIPI -5%

MEMBANGUN BANGSA CERDAS - KONTRIBUSI PEM...

Rp 270,000 Rp 256,500

Stok Tersedia

MENUJU PENINGKATAN KESEHATAN IBU & ANAK: INOVASI DAN UPAYA DAERAH -5%

MENUJU PENINGKATAN KESEHATAN IBU & ANAK:...

Rp 75,000 Rp 71,250

Stok Tersedia

SENI PERAN DALAM TEATER TRADISI -5%

SENI PERAN DALAM TEATER TRADISI

Rp 90,000 Rp 85,500

Stok Tersedia