Blog

Mengapa tanggal 2 Oktober ditetapkan sebagai hari batik nasional?

April 13, 2020
/
General

Hari Batik Nasional diperingati setiap tanggal 2 Oktober. Pemerintah pun mengeluarkan imbauan untuk memakai batik hanya di hari tersebut. Tapi, tahukah kamu kenapa Hari Batik Nasional ditetapkan setiap tanggal 2 Oktober?

Mari kita rewind dari mulai sejarahnya. Batik pertama kali diperkenalkan kepada dunia internasional oleh Presiden Soeharto saat mengikuti konferensi PBB. Pada 4 September 2008, batik Indonesia didaftarkan untuk mendapat status Intangible Cultural Heritage (ICH) melalui kantor UNESCO di Jakarta oleh kantor Menko Kesejahteraan Rakyat mewakili pemerintah dan komunitas batik Indonesia. Setelah setahun berlangsung, tepat pada tanggal 0 Januari 2009, pengajuan itu pun membuahkan hasil bagi pemerintahan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono.

Pengajuan batik sebagai warisan dunia dikukuhkan pada sidang keempat Komite Antar-Pemerintah tentang Warisan Budaya Nonbendawi yang diselenggarakan UNESCO di Abu Dhabi. Pada sidang tersebut batik resmi ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpice of the Oral and the Intangible Heritage of Humanity) pada 2 Oktober 2009.

Muhammad Nuh yang saat itu menjabat menjadi Menteri Ad-Interim Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) pada tahun 2009 berkata "Pengakuan UNESCO terhadap batik itu merupakan proses panjang yang melalui pengujian dan sidang tertutup. Sebelumnya, pada 11-14 Mei 2009 telah dilakukan sidang tertutup dalam penentuan di hadapan enam negara di Paris", dan tepat pada tanggal 2 Oktober beliau membuktikan bahwa batik telah diakui secara internasional.

Keputusan UNESCO terhadap batik dilatar belakangi bahwa masyarakat Indonesia memaknai batik dari prosesi kelahiran sampai kematian. Batik juga menjadi refleksi akan keberagaman budaya di Indonesia yang terlihat dari sejumlah motifnya. Selain itu UNESCO juga mengakui batik sebagai warisan dunia karena memenuhi kriteria antara lain yaitu kaya akan symbol yang bertautan dengan status social, kebudayaan local, alam, dan makna filosofi kehidupan rakyat Indoneaia.

Setelah diakui UNESCO, presiden Indonesia yang menjabat pada saat itu yaitu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membuat Keputusan Presiden (Keppres) Hari Batik Nasional. Hari Batik Nasional tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2009. Adapun isi dari Keppres Hari Batik Nasional yaitu:

KESATU       : Tanggal 2 Oktober ditetapkan sebagai Hari Batik Nasional.

KEDUA         : Hari Batik Nasional bukan merupakan hari libur.

KETIGA        : Keputusan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Kini, hampir sebelas tahun usai penetapan batik secara internasional, Hari Batik Nasional di tahun 2019 kemarin kembali digelar dengan meriah oleh Presiden Jokowi dan Ibu Iriana yang di Pura Mangkunegaran, Solo, Rabu (02/09). Jadi, apakah kalian sudah mempunyai produk – produk yang memiliki corak batik? Hari gini belum punya produk khas Indonesia? Cek halaman produk kita aja yuk! Banyak produk – produk menarik bercorak batik loh. Dijamin gak bakal nyesel beli disini, karena semua produk kita berkualitas, tidak pasaran, dan dibuat dari tangan – tangan Indonesia sendiri. Tunggu apa lagi? Jangan sampai ketinggalan! Happy shopping all!

from has purchased
about ago